Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2018

Perubahan

beberapa kali, sering mendengar kalimat “Lingkungan akan banyak berpengaruh bagi kepribadian seseorang” atau sering juga mendengar teriakan ibu-ibu pada anaknya “jangan main sama si A, anaknya nakal nanti kamu ikut-ikutan nakal”… atau sering juga menyadari bahwa ada beberapa teman, sahabat, sodara atau kenalan berubah yang tadinya gini jadi gitu, yang tadinya gitu jadi gini, yang tadinya putih jadi abu, yang tadinya abu jadi hitam…pun luar biasanya ada juga loh yang tadinya hitam berubah jadi putih. di bangku sekolah dasar dulu, waktu rambut masih pirang karena sinar matahari dan masih sering jajan gulali yang kata Ibu pakai pewarna baju, nggak pernah tuh mikirin resiko temenan sama si A atau si B. Dulu yang terpenting kita punya temen main engklek di lapangan sekolah atau main bola bekel dikelas. Se-simpel itu… dan sampai pada saat dimana waktu berjalan cepat tanpa kompromi, memaksa kita berganti warna seragam dari satu warna menjadi  berwarna-warni maka beri...

Rahasia

Kau takkan bisa memilih, tepat dirahim mana kau akan berada selama 9 bulan singkatnya, Kau pun takkan bisa memilih, dari mana asal muasal darahmu disiapkan untuk mengalir hingga akhir hayat. Sama halnya seperti kau takkan bisa juga mengira-ngira, kepada siapa tepatnya kau ditakdirkan, ditempat mana kiranya hatimu menjatuhkan pilihan, digenggaman mana niscaya jari jemarimu dieratkan. Pun kau takkan bisa memilih terlebih dahulu, lantunan adzan siapa yang terdengar kali pertama saat kau membuka mata didunia.  Semua tersembunyi, sampai pada akhirnya kenyataan menjadi hal yang tak bisa diperumpamakan lagi bahkan jika kau hanya berandai-andai sekalipun. Kamis, 02 maret 2018 -chy

Perang

Mereka yang koarkan genderang perang, jadi biar mereka puas cari pembenaran, sampai akhirnya mereka sadar bahwa mereka terlalu kekanak-kanakan. -Chy

Mengapa harus Jakarta?

Pada pertanyaan yang belum sempat terjawab. Kadang kala sebagian dari idealisme yang perlahan luntur oleh keadaan sepertinya lebih pantas menjawab apa-apa yang sebelumnya pernah menjadi pertanyaan. Realitas yang terus menyerobot masuk ke sela-sela penghidupan, nyatanya tajam menerjang kata “rencana” dan seketika mengubahnya menjadi hal-hal yang spontan dan tak perlu lagi pertimbangan. Sulit memang, mematok cara hidup dengan keadaan yang nyata-nyatanya sudah ditakdirkan bahkan mungkin 1000 tahun sebelum embrio sempat dihidupkan. Rumit memang, yang seharusnya menjadi keyakinan malah terhempas begitu saja oleh kata “butuh” lalu ditranformasikan ke kata yang lebih unggul yaitu “kebutuhan”. Tak disangka, kata itu lebih ajaib ketimbang barisan kalimat yang sudah disusun sebagai buah dari kata “rencana”. Hanya bisa bilang, namanya juga rencana suka labil dan tak tahan banting.  Dihempas sedikit langsung ngacir. Tapi, jangan buru-buru percaya sama kebutuhan, kadang “dibuat-buat” bisa j...

PALSU

Berpura-pura pada sedemikian ramainya garis foto di media sosial, Hingga sedemikian kelirunya orang-orang hanya karena kata-kata asal, Padahal, Masih banyak yang semestinya bisa dikenal, Atau jangan-jangan, Karena sedemikian populernya rekayasa, maka… Mereka ikhlas berpura-pura tak punya akal akibat kekesalan. 07 Feb ‘17 -Chy

Tumbuh

Hujan tadi memberi isyarat, betapa kita akan tumbuh walau dalam kesederhanaan sekalipun. -Chy

Waktunya Rindu

Waktu yang layu, memaksa aku memberi tahu, kamu buatku rindu melulu —  chy

Sudah Parah

Jangan salah, aku ini kadang-kadang suka parah, dalam hal amarah tapi kalah kalau kau sudah memanah, MasyaAllah. -chy

Alamiah

Pada dasarnya lelaki tau bahwa wanitanya akan mereda dengan sendirinya. -Chy

Di Instagram

Di instagram, yang memasang bukan hanya kau, ada juga kekalutan perasaan. mata-mata ada ribuan, berpasang-pasangan saling menanamkan. beberapa hanya cukup memata-matai tapi bukan maksud menjadi penyendiri. hanya saja ditengarai ada arti-arti tersembunyi, maka hati-hati, karena ini bukan tanpa arti. alih-alih tak sengaja menyimpan dengki pada kaki-kaki yang baru tadi diteliti. bahwa itu hanya iri yang tak penting diberi arti. disisi mati, ada yang sekali-kali menanti. mungkin hati. Jkt, Februari ‘16. -Chy

Hati-Hati

Hal-hal kecil yang kau abaikan , kelak akan menjadi suatu hal yang paling kau rindukan. -Chy

Tenang, coba pelan-pelan!

Siapa bilang kenangan itu mengekang? kenangan itu mengangkang, minta untuk dilewatkan. Coba langkahi pelan-pelan, siapa tau kau tenang.  lalu selamat sampai tujuan. -Chy

L.A.H

suatu hari, kau tak akan peduli lagi pada siapa hatimu diperuntukan. suatu hari, kau akan mau menerima hal yang telah Tuhan takdirkan padamu. dan setelahnya, kau akan tau bahwa sebaik-baiknya pilihan adalah yang turun dari kekuasaan-Nya. pada saat yang sama, aku menerimamu sebagai keniscayaan yang Tuhan titipkan kepadaku. Aku menerjemahkanmu satu per satu sampai aku paham betul segala gelagat luar biasa yang kau tanamkan jauh sebelum aku mengenalmu. dan aku? menerima cahaya dari Tuhan untuk menuntunku, padamu.  disisi yang lain, kau upayakan aku sebagaimana mestinya. kau tuangkan dirimu pada secangkir aku yang awalnya malu-malu menerimamu. yang awalnya masih ragu karena peluru yang jauh menembus aku telah merusak sebagian yang seharusnya utuh. Tapi, kamu, yang tangguh melawan keadaan telah berhasil menelusuri aku yang patah. Memalsukan kekecewaan dibalik ketabahan dan kerendahan hatimu yang dari awal aku sudah tau.  sayangnya, aku malu. mengakui kau adalah cahay...

Batas

suatu hari, air mata mengambang, ada dibatasnya yang malu mengakui ada kalimat dibumbui luka didalamnya. Kalimat itu resah menunjukan maksudnya, enggan mengejawantahkan kelu-kelunya.  Kamu yang cukup pintar menjelaskan kata dalam kalimat, mengambil langkah beribu karena takut mengakui ada aku yang lugas didalamnya. Maka, pergi menjadi kata akhir yang lugas sebagai titik. Tanpa salam perpisahan, tanpa air mata yang jatuh pelan-pelan. JKT, 18 okt ‘16 –Chy

Cukup Aku yang Tahu

Jika kau tanya cinta ini dari siapa, akan ku jawab. Cinta ini - berasal dari rahasia yang tak ingin diumbar-umbar. -Chy

Aku Gagu

sore tadi, pulang menjadi kata baku bagi waktu, yang seringkali gagu menutur kamu. -Chy

Hari Raya

Sebagai perayaan yang pas, hari ini aku tautkan kening pada selasar jari jemarimu yang kandas, dan akan ku segerakan agar maaf menjadi kata yang lekas. -Chy

Perasaan

Perasaan, kau cukup kuat memantaskan aku pada kebahagiaan. Tapi, kau lupa ada kebahagiaan yang tertinggal pada sebagian realita yang kusam karena tergerus perasaan. -Chy

Realita

Realita, kau cukup pintar membawa serta angan-angan dan kekuatan. Tapi, kau lupa bahwa perasaan tak cukup percaya pada kata-kata yang kau tautkan hanya pada jarak dan nada suara. -Chy

Sudahlah!

menyesal itu sudah pasti, jadi jangan berterima kasih. cukup terima perih. -Chy

sebut saja kenangan

kau yang paling tau, bahwa sejahat-jahatnya aku, tak akan pernah lebih jahat dari kenangan, atau selihai-lihainya aku memata-matai, tak akan lebih teliti dibanding kenangan. aku mungkin punya seribu bahasa untuk bercerita, tetapi kenangan punya beribu cara untuk mengingatkan. jangan heran, karena ketika kau keheranan hanya kenangan yang mampu menjelaskan. Jkt, 15 Mar 2016 -Chy

Selanjutnya!

Untuk mendatangkan sesuatu yang baru, yang lama harus pergi. Setiap perpisahan memperkenalkan kita pada perjumpaan berikutnya. -Chy

sembilu yang berpeluru

aku pasrah akan kegelisahan yang rancu, sehingga memicu seteru. tak terkecuali ketika masa berhasil mengelabui benalu rindu yang menggebu, disudut sore yang ricuh akan kamu. tapi jangan datang tiba-tiba pada muka pintu, sebab tak semestinya lagi ku buka walau kau bersembunyi d antara tamu yang baru. atau mungkin ia bersembunyi di antara lihai-lihai waktumu yang melulu kau rancang sebagai sembilu padaku. tapi tak apa, karena sembilu punya peluru, yang sekali-kali kau lontar dan akan kaku disudut tahu, maka jangan sekali-kali kau kira aku terenyuh dan patuh, jika tamu baru mau aku tahu maka yang maha satu akan mau menunjuk waktu sebagai perantara yang ampuh untuk menusuk kamu, kemudian satu per satu akan jatuh pada harapan-harapan palsu yang sepantasnya terkubur bersama kamu, kamu yang malu mengakui kelihaianmu menutup-nutupi cemburu dan keliru. Jkt, 28 April 2016 -Chy

NO!

Bagiku, kerja tak seperhitungan itu. -Chy

Batas

Ketika waktu telah menepi, maka tak ada satu dari kita yang mampu membawanya kembali —  chy

121

Duabelas yang terakhir Habis. Memata-matai malam menunggu jejak pengawalan yang diharap-harap membawa kebaikan jalan yang matang  biar mengawal yang takut dalam kelam selamat jalan doa malam sampaikan salam pada tahun yang akan datang Jygr, 31 Des‘14 -Chy

SATU

Sebelum aku tau Biar aku mengadu  DenganMu Yang maha Satu 01 Des ‘14 -chy

Takut!

Takut. begitu hidup diantara carut marut memberi sapaan yang akut hingga diri menciut hidup. dalam persepsi diri, ada yang menyendiri, disudut kronologi biarkan menjadi, motivasi. 30 Nov‘14 -chy

kata

karena selalu ada kata yang mewakili kita, antara kau yang syahdu dengan aku yang menaruh rindu, maka bukan kita yang kehabisan kata-kata. melainkan kata-kata yang justru senang hati menitipkan maknanya kepada kita tanpa diminta. -chy

Kamu!

Pagi, kau tersenyum dan aku tersita waktu untuk lebih mencintaimu —  chy

Bahagia

  jangan pernah takut memberi ruang bahagia kepada dunia, karena dunia selalu memberi ruang bahagia tanpa diminta —  chy

Hati Tahu

  hati tak mungkin ingkar, ia tahu mana yang pantas mana yang bukan sepantasnya —  chy

Tinggal Tanggal

Jika ada rindu akan sesuatu maka masih ada tanggal untuk diingat jika ada rasa yang menyisa maka masih ada tanggal untuk dijalani sekalipun, sesuatu yang tersisa  itu lekat maka selalu ada tanggal baru untuk diperingati kita takkan kehabisan tanggal sekalipun tanggal bersanding dengan waktu-waktu sebelum atau sesudahnya kita tak perlu lupa untuk mengingat, atau  mengingat untuk terus melupakan karena sekalipun waktu memberi toleransi tanggal tetap saja sudah terlampaui karena tanggal bukan kuasa manusia maka biarkan tanggal yang menandai dimana kita akan berhenti 06 februari’15 -chy

kalah

Jika tak ada lagi untuk dikenang maka aku tak akan lagi mengulas yang tak kau sematkan lagi di hatimu jangankan aku yang marah aku yang salah atau bahkan aku yang kalah akan tetap aku yang mematah hati-hati dan sanubari  18 juli ‘15 -chy